Tahukah kamu….?
Perdagangan karbon adalah mekanisme untuk membantu membatasi peningkatan karbondioksida di atmosfer., yaitu dengan mengurangi emisi gas karbondioksida di tiap Negara, jika Negara itu melebihi batasan yang sudah disepakati maka dia harus membayar kepada Negara lain yang berhasil mengurangi emisi gas CO2. Hal ini sama halnya dengan jika tiap orang sudah mendapat jatah 5 batang rokok per hari(dan diandaikan tidak ada penjual rokok). Jika ia sudah menghabiskan 5 batang rokok dan ingin merokok lagi maka ia harus membeli rokok dari orang yang belum menghabiskan semua jatah rokoknya hari itu. Hal ini menginginkan komitmen setiap negara untuk mengurangi emisi gas karbondioksida jika tidak maka harus membayar sejumlah uang. Hal ini baik karena jika tidak memegang komitmen itu maka akan berdampak pada faktor ekonomi juga, sedangkan sisi buruknya adalah hal ini berarti selama negara mampu membayar berarti negara tersebut bebas melakukan polusi udara.
Dari sisi baik dan buruk perdagangan karbon kita dapat menilai apakah cara ini efektif atau tidak, karena terlepas dari hal itu masih banyak cara yang manusia usahakan untuk mengurangi dampak pemanasan global, walaupun belum terlihat hasilnya sekarang. Hal ini bukan berarti kita harus putus asa menghadapi krisis dunia ini,kita lah yang bertanggung jawab atas keadaan bumi saat ini. Jadi, mari kita kurangi dampak global warming dengan cara-cara sederhana seperti mengurangi penggunaan kantong plastik, bepergian dengan kendaraan bermotor dan memanfaatkan barang-barang daur ulang.







